Menu
Assalamualaikum Wr, Wb Selamat Datang di website Yayasan Insan
Giat Doa Bersama dan Santunan Dilaksanakan Rutin Setiap Pekan Jumat

Menyantuni Anak Yatim Pada Hari Asyura

Apr
26
2018
by : Sariman. Posted in : Hadist, Yatim

Tidak Ada Dalil Mutlak Untuk Menyantuni Anak Yatim Pada Hari Asyura Saja

Sekarang banyak tersebar keyakinan di masyarakat tentang anjuran menyantuni anak yatim di hari asyura yaitu pada 10 muharram dengan memakai dalil hadis dalam kitab tanbihul ghafilin dibawah ini:

من مسح يده على رأس يتيم يوم عاشوراء رفع الله تعالى بكل شعرة درجة

Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.

Hadis ini menjadi motivator utama masyarakat untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Sehingga banyak tersebar di masyarakat anjuran untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Bahkan sampai menjadikan hari Asyura ini sebagai hari istimewa untuk anak yatim.

Namun sayangnya, ternyata hadis di atas statusnya adalah hadis palsu. Dalam jalur sanad hadis ini terdapat seorang perawi yang bernama: Habib bin Abi Habib, Abu Muhammad. Para ulama hadis menyatakan bahwa perawi ini matruk (ditinggalkan). Untuk lebih jelasnya, berikut komentar para ulama kibar dalam hadis tentang Habib bin Abi Habib:

  1. Imam Ahmad: Habib bin Abi Habib pernah berdusta
  2. Ibnu Ady mengatakan: Habib pernah memalsukan hadis (al-Maudhu’at, 2/203)
  3. Adz Dzahabi mengatakan: “Tertuduh berdusta.” (Talkhis Kitab al-Maudhu’at, 207).

Karena itu, para ulama menyimpulkan bahwa hadis ini adalah hadis palsu. Abu Hatim mengatakan: “Ini adalah hadis batil, tidak ada asalnya.” (al-Maudhu’at, 2/203)

Tidak kita pungkiri bahwa menyantuni anak yatim adalah satu amal yang mulia. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan dalam sebuah hadis:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ كَهَاتَيْنِ فِى الْجَنَّةِ , وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى , وَفَرَّقَ بَيْنَهُمَا قَلِيلاً

“Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.” (HR. Bukhari no. 5304)

Dalam hadis shahih ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya menyebutkan  keutamaan menyantuni anak yatim secara umum, tanpa beliau sebutkan waktu khusus. Artinya, keutamaan menyantuni anak yatim berlaku kapan saja. Sementara kita tidak boleh meyakini adanya waktu khusus seperti Hari Asyura untuk ibadah tertentu tanpa dalil yang shahih dan bisa dikatakan bid’ah.

Hadis lainya Keutamaanya santuni yatim piatu dhuafa, makna Insan Salurkan Zakat Fitrah  

Facebook Comments

artikel lainnya Menyantuni Anak Yatim Pada Hari Asyura

Sunday 2 April 2017 | Bazar, Dermawan, Insan Peduli, Yatim

Santunan Akbar 100 Anak Yatim Yayasan insan Insan.or.id- Bekasi 31 Maret 2017 Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap…

Sunday 2 September 2018 | Agama, Hadist

Insan.or.id- 1 Muharom Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang amat sangat penting bagi umat Islam…

Thursday 31 May 2018 | Hadist

Makna Zakat Shodaqoh Zakat merupakan rukun islam ke tiga yang diwajibkan terhadap setiap muslim. Zakat infaq…

Saturday 18 March 2017 | Dermawan, Dhuafa, Yainsan, Yatim

INSAN.OR.ID – Jumat 17 Maret 2017 Alhamdulillah Terlaksana Santunan mingguan di hadiri 30 Anak yatim dari…

Pengunjung



Web
Analytics


Salurkan Donasi Rekening

NO REK: 1390 189 990
A/N : INDONESIA SEJAHTERA AMANAH

NO REK BRI: 0139-0101-8969-530
A/N : INDONESIA SEJAHTERA AMANAH

Jl. Bintara 14 Rt 05/09 No. 33 A Kel Bintara Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi Kode Pos 17134
021-8945-2836
087884043332
insansiap@gmail.com Dan support@insan.or.id