Menu
Assalamualaikum Wr, Wb Selamat Datang di website Yayasan Insan
Giat Doa Bersama dan Santunan Dilaksanakan Rutin Setiap Pekan Jumat

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Apr
26
2018
by : Sariman. Posted in : Hadist

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim dan  Zakat Fitrah

Para Ahli Fikih bersepakat dengan ulama bahasa Arab, yatim adalah seseorang yang meninggal ayahnya dan belum baligh untuk istilahnya. Dalam ilmu fikih, seorang anak yatim jika sudah baligh maka wajib bagi walinya menyerahkan harta kepadanya setelah diuji. Ada tiga keutamaan besar dalam menyantuni anak yatim, seperti yang dijelaskan pada hadis-hadis Rasulullah SAW:

  1.      Dekat dengan Rasulullah di surga, sedekat jari telunjuk dengan jari tengah

Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)

Barang siapa yang ingin bersama Rasulullah SAW di surga, santunilah anak yatim. Rasulullah SAW menjanjikan surga bagi mereka dan jarak dengan beliau dekat sekali seperti halnya jari telujuk dengan jari tengah.

  1.      Melunakkan hati manusia yang keras

Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80)

Orang-orang yang mengasihi anak yatim, maka ia akan menjadi figur orang tua bagi mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim akan melembutkan hatinya. Selain itu, mendapat jaminan dari Allah yaitu melembutkan hatinya dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Kekerasan hati manusia bisa berasal dari akhlak yang buruk, seperti dengki, dusta, kikir dan sebagainya.

  1.      Kebutuhan hidup terpenuhi

Jangan takut hilang rezeki dan jangan pernah sia-siakan  jika kita mempunyai kesempatan menyantuni anak yatim. Tidak hanya jaminan surga di akhirat, Allah SWT pun menjanjikan kepada orang yang menyantuni anak yatim akan terpenuhi semua kebutuhan hidupnya. Menyantuni anak yatim seperti berinfak di jalan Allah, maka Allah membalasnya melipatgandakan harta hamba-Nya. Hal ini diriwayatkan dari hadis sebagai berikut:
“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)

Sebaliknya orang yang memakan harta anak yatim, maka Allah akan memberikannya azab yang sangat pedih. Seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT:

“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).” (An-Nisa: 10)

4. Hikmah di balik penunaian zakat fitrah

Zakat Fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah.

Hadits yang menyebutkan tentang hikmah disyari’atkannya zakat fitrah adalah hadits berikut. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud, no. 1609; Ibnu Majah, no. 1827. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

 

  • Zakat fitrah merupakan zakat diri, di mana Allah memberikan umur panjang baginya sehingga ia bertahan dengan nikmat-l\lya.
  • Zakat fitrah juga merupakan bentuk pertolongan kepada umat Islam, baik kaya maupun miskin sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh untuk beribadah kepada Allah Ta’ala dan bersukacita dengan segala anugerah nikmat-Nya.
  • Hikmahnya yang paling agung adalah tanda syukur orang yang berpuasa kepada Allah atas nikmat ibadah puasa. (Lihat Al Irsyaad Ila Ma’rifatil Ahkaam, oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, hlm. 37.)
  • Di antara hikmahnya adalah sebagaimana yang terkandung dalam hadits Ibnu Abbas radhiAllahu ‘anhuma di atas, yaitu puasa merupakan pembersih bagi yang melakukannya dari kesia-siaan dan perkataan buruk, demikian pula sebagai salah satu sarana pemberian makan kepada fakir miskin.
Facebook Comments

artikel lainnya Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Thursday 31 May 2018 | Hadist

Makna Zakat Shodaqoh Zakat merupakan rukun islam ke tiga yang diwajibkan terhadap setiap muslim. Zakat infaq…

Thursday 26 April 2018 | Hadist, Yatim

Tidak Ada Dalil Mutlak Untuk Menyantuni Anak Yatim Pada Hari Asyura Saja Sekarang banyak tersebar keyakinan…

Sunday 22 July 2018 | Hadist, Qurban, Sosial

Insan.or.id-   Makna Berqurban  dekatkan diri kepada Allah, peduli sesama Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan…

Sunday 2 September 2018 | Agama, Hadist

Insan.or.id- 1 Muharom Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang amat sangat penting bagi umat Islam…

Pengunjung



Web
Analytics


Salurkan Donasi Rekening

NO REK: 1390 189 990
A/N : INDONESIA SEJAHTERA AMANAH

NO REK BRI: 0139-0101-8969-530
A/N : INDONESIA SEJAHTERA AMANAH

Jl. Bintara 14 Rt 05/09 No. 33 A Kel Bintara Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi Kode Pos 17134
021-8945-2836
087884043332
insansiap@gmail.com Dan support@insan.or.id